SISTEM
PEREKONOMIAN INDONESIA
Disusun
Oleh :
Nama
:Veraisya Putri Isnaindita
Npm
: 26217072
Kelas
: 1EB18
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2018
BAB
I
PENDAHULUAN
Sistem perekonomian adalah sistem
yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang
dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Setiap
negara memiliki sistem perekonomian yang berbeda – beda, tergantung dari situasi,
dan kondisi yang terjadi pada negaranya. Sistem ekonomi ada berbagai macam
seperti sistem ekonomi tradisional yang bercirikan kebiasaan turun temurun dan
tradisi masyarakat, sistem ekonomi terpusat (komunis) yang dicirikan dengan
kekuasaan berada di tangan pemerintah untuk mengatur semua kegiatan ekonominya
sistem ekonomi liberal yang dicirikan dengan kebebasan seluas – luasnya tanpa
campur tangan pemerintah, dan sistem ekonomi campuran yang disatu sisi ada
campur tangan dengan pemerintah dan disisi lain diberikan kebebasan kepada
masyarakat.
BAB
II
ISI
Masing – masing negara memiliki
sistem ekonnomi yang beragam termasuk Indonesia, di Indonesia senidiri pernah
berganti – ganti sistem perekonomiannya mulai dari sistem ekonomi liberal yang
diganti karena dianggap tidak dapat memperbaiki masalah finansial yang ada di
Indonesia setelah lepas dari penjajah. Kemudian berganti ke sistem ekonomi
etatisme, sama halnya dengan sistem ekonomi liberal sistem ekonomi etatisme
juga tidak mampu mengubah perekonomian Indonesia karena adanya hambatan
terhadap pengusaha pribumi untuk mengambil alih perusahaan – perusahaan yang ditinggal
oleh penjajah. Kemudian berganti ke sistem ekonomi campuran, pada sistem
ekonomi campuran dirasa cukup efektif untuk menangani permasalahan perekonomian
di Indonesia karena dapat mengontrol inflasi. Namun pada akhirnya Indonesia
menganut sistem ekonomi pancasila.
Sistem ekonomi pancasila merupakan
pengembangan dari sistem ekonomi campuran. Sistem ekonomi pancasila
berlandaskan kepada lima sila di pancasila. Pancasila sendiri merupakan jati
diri bangsa yang berisikan cara pandang dan pedoman bagi bangsa Indonesia.
Sistem ekonomi pancasila sendiri bercirikan persaingan yang sehat dan adil, pemerintah
berorientasi pada global, pemerintah merupakan peran penting dalam menjalankan
dan memperlancar mekanisme pasar, bukan kapitalis dan bukan sosialis, pengakuan
terhadap kompetisi antar individu dalam meningkatkan taraf hidup dan antar
badan usaha untuk mencari keuntungan dan pengelolaan ekonomi tidak sepenuhnya
percaya kepada pasar. Tampak jelas bahwa sistem ekonomi pancasila berbeda
dengan sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi pancasila berfokus pada rakyat
banyak, sedangkan sistem ekonomi liberal hanya menguntungkan individu –
individu tanpa memperhatikan manusia yang lainnya. Sistem ekonomi pancasila
juga berbeda dengan sistem ekonomi sosialis yang tidak mengakui adanya
kepemilikan individu, di sistem ekonomi pancasila mengakui adanya kepemilikan
individu tetapi tidak dominan.
Namun apakah dalam praktiknya
sistem ekonomi pancasila sudah sesuai dengan apa yang telah dirumuskan? Menurut
saya dalam praktiknya sistem ekonomi pancasila berjalan hampir sesuai dengan
apa yang dicirikan seperti PT PLN
(Persero) dan PT Pertamina, kedua
perusahaan ini menguasai hajat hidup orang banyak oleh sebab itu PT PLN (Persero) yang menangani di bidang
kelistrikan dan PT Pertamina yang menangani di bidang perminyakan dan gas di
kelola oleh pemerintah agar dapat memberikan kemakmuran kepada masyarakat luas.
Selanjutnya PT. Bulog yang di kelola oleh pemerintah dan swasta, walau PT Bulog
ada campur tangan swasta tetapi pemerintah dapat mengontrol harga seperti harga
beras, gula dan minyak yang di tetapkan harganya dan tidak boleh harganya lebih
mahal dari apa yang telah di tetapkan oleh pemerintah.
Tetapi tidak semuanya berjalan
sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh undang – undang pasalnya ada juga
penyimpangan yang tidak sesuai dengan apa yang telah di tetapkan seperti PT
Freeport yang dimiliki swasta padahal itu adalah kekayaan alam Indonesia
seperti yang tercantum pada pasal 33 ayat 3 “bumi, air, dan kekayaan alam yang
terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar –
besarnya kemakmuran rakyat” mengapa tidak Indonesia sendiri yang mengelola
kekayaan tambang Indonesia. Kemudian terjadi kesenjangan sosial dan kecemburuan
ekonomi dimana yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin, seperti tidak
meratanya perhatian pemerintah ke daerah timur Indonesia disana masih banyak
anak yang menderita busung lapar padahal sila ke lima berisikan “keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” tetapi masih kurangnya perhatian
pemerintah akan daerah – daerah di Indonesia. Seharusnya pemerintah mampu
mengembangkan pembangunan perekonomian
di tiap daerah, mampu menggali potensi – potensi tiap daerah agar semua daerah
di Indonesia mampu maju bersama tidak hanya di sebagian daerah, agar terjadinya
pemerataan tidak ada lagi kesenjangan yang terlihat sangat jelas antara daerah
yang satu dengan daerah yang lainnya.
Sistem ekonomi pancasila sangat
lah cocok untuk perekonomian di Indonesia hanya saja dalam praktiknya masih
terjadi penyimpangan yang tidak sesuai dengan apa yang menjadi ciri dari sistem
ekonomi pancasila. Pemerintah seharusnya mampu mengurangi segala penyimpangan
sehingga sistem ekonomi pancasila sesuai dengan jalurnya dan tidak ada lagi
kemiskinan, kesenjangan sosial, dan kecemburuan ekonomi.
BAB
III
PENUTUP
Kesimpulan
Sistem
ekonomi sangatlah penting bagi setiap negara. Masing – masing negara memiliki
sistem ekonominya sendiri sesuai dengan cara pandang negara tersebut. Indonesia
pun mempunyai sistem ekonominya sendiri yang disebut sistem ekonomi pancasila
yang sebenarnya sistem ekonomi pancasila secara teori sudah cukup baik akan
tetapi dalam praktiknya masih ada penyimpangan yang belum sesuai dengan
teorinya walaupun dibeberapa bidang sudah cukup sesuai dengan apa yang di
rumuskan.
Saran
Seharusnya sistem ekonomi
pancasila dijalankan sesuai dengan jalurnya maka Indonesia akan lebih baik dan
dapat bersaing dengan negara lainnya. Diperlukannya penataan peraturan yang tegas
agar tidak ada lagi penyimpangan dalam sistem ekonomi pancasila.
Komentar
Posting Komentar